Ganto.co - Unit Kegiatan Robotik (UKRO) Universitas Negeri Padang (UNP) selenggarakan Musyarawah Besar (Mubes) dan Pemilihan Ketua Umum Periode 2025-2026 di Ruang Sidang Senat Gedung Bagonjong, Jum'at (20/12).
Mubes yang bertemakan "Mewujudkan Generasi Robotik Unggul Berdaya, Berkreasi dan Berinovasi" ini, dihadiri oleh Risfendra, S.Pd., MT, Ph.D., selaku pembina UKRO UNP.
Indra Wijaya, selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa mubes ini menjadi momen penting untuk evaluasi kinerja, penyusunan kebijakan, dan pemilihan kepengurusan baru demi kemajuan organisasi ke depan.
"Mubes ini merupakan momentum penting organisai kita untuk melakukan evaluasi, merumuskan kebijakan dan memilih kepengurusan baru demi kemajuan UKRO ke depannya," tuturnya.
Ia juga mengharapakan mubes ini menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik dan berprestasi.
"Dengan tema mewujudkan generasi robotik unggul berdaya, berkreasi dan berinovasi diharapkan kita dapat menampilkan keputusan-keputusan yang membawa unit kegiatan robotik menjadi lebih baik dan berprestasi," harapnya.
Raidah Aulia Mursyid, Ketua Umum UKRO berharap semua anggota dapat berpartisipasi aktif dalam amandemen serta pembahasan hal-hal penting yang akan mengatur arah dan kemajuan UKRO ke depannya.
"Harapannya nanti pada saat mubes UKRO UNP para teman-teman dapat berpartisipasi aktif dalam perubahan amandemen dan juga beberapa hal yang nantinya akan mengatur bagaimana UKRO untuk ke depannya," harapnya.
Mubes ini dibuka langsung oleh Risfendra, S.Pd., MT, Ph.D., selaku pembina UKRO. Ia mengatakan kepengurusan itu harus memberikan kesempatan untuk menunjang prestasi akademik.
"Kepengurusan harus berganti tiap tahun dan diberikan kesempatan. Makanya keberadaan UKRO itu untuk menunjang pretasi akademik," ujarnya.
Risfendra juga menambahkan kemampuan mengatur prioritas antara akademik dan organisasi sangat penting agar keduanya bisa berjalan seimbang.
"Tidak ada orang yang aktif diorganisasi tetapi IPKnya bermasalah, itu berarti ada yang salah pada orangnya, setidaknya dia salah dalam mengimplementasikan komunikasi," tuturnya.
Ia juga berharap bahwa pergantian generasi diharapkan membawa semangat baru, dengan pendekatan dan terobosan inovatif, agar organisasi bisa lebih bermanfaat, terutama bagi anggotanya.
"Diharapkan jika ada pergantian generasi itu ada semangat baru, dimana ada pendekatan-pendekatan baru dan terobosan-terobosan baru dalam membawa organisasi kita ini menjadi organisasi yang bermanfaat terutama bagi anggotanya," harapnya.
Komentar (0)